• Jelajahi

    Copyright © NEWS POST | BERITA HARI INI TERKINI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bupati Suwardi Haseng: Alhamdulillah, Kondisi Harga Kebutuhan Pokok di Soppeng Terkendali

    NewsPost
    Rabu, 13 Mei 2026, 14:06 WIB Last Updated 2026-05-13T07:06:51Z

      

    *Soppeng, http://newspost.web.id* – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2026. 


    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa 13/5/2026, juga dirangkaikan dengan HLM Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).


    Bupati Soppeng, *H. Suwardi Haseng*, menyampaikan bahwa HLM TPID ini merupakan tindak lanjut dari HLM TPID tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya digelar di Kantor Gubernur Sulsel. 


    Menurutnya, langkah ini strategis untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok jelang Idul Adha.


    “Alhamdulillah, kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Soppeng hingga saat ini relatif terkendali dan stabil,” ujar Bupati.


    Bupati menjelaskan, TPID Soppeng terus melakukan pemantauan harga dan stok pangan berkala, rapat koordinasi, menjaga ketersediaan bahan pokok, hingga menggelar operasi pasar murah. Sidak ke pasar dan distributor juga rutin dilakukan untuk mencegah penimbunan dan menjaga distribusi pangan.

    Ia mengapresiasi sinergi Forkopimda, DPRD, Bulog, BPS, dan seluruh OPD dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.


    *Percepat Digitalisasi & Akses Keuangan UMKM*


    Rangkaian kegiatan juga membahas percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui TP2DD. Transformasi transaksi dari tunai ke non tunai dinilai penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.


    Bupati mengajak masyarakat mendukung transaksi non tunai untuk pembayaran pajak, retribusi, dan layanan publik. Pemkab Soppeng juga mendorong TPAKD melalui fasilitasi akses keuangan bagi UMKM, program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), serta perluasan layanan keuangan digital.


    *Wakil Bupati: Masyarakat Diajak Tanam Cabai dan Bawang*


    Wakil Bupati Soppeng, *Ir. Selle KS Dalle*, menegaskan pengendalian inflasi adalah indikator penting kinerja pemerintah daerah dan program strategis nasional.

    Ia mengajak masyarakat memanfaatkan halaman rumah dan kantor untuk menanam cabai dan bawang merah sebagai langkah antisipasi inflasi. Kedua komoditas itu dinilai sering menyumbang inflasi, sementara masa panennya hanya 2-3 bulan.


    “Gerakan menanam mandiri ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga,” ujarnya.


    *Forkopimda Kompak Jaga Stabilitas*


    Kapolres Soppeng, *AKBP Aditya Pradana*, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Soppeng aman dan kondusif. Dalam sepekan terakhir, polisi tidak menerima laporan penimbunan bahan pokok maupun BBM. Antrean BBM yang sempat terjadi juga sudah teratasi lewat koordinasi dengan SPBU.


    Dandim 1423/Soppeng, *Letkol Inf Eko Yuliyanto*, menilai stabilitas ekonomi erat kaitannya dengan stabilitas keamanan. TNI bersama Bulog akan terus memantau harga beras, minyak goreng, dan gula di pasaran.


    Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, *Sulta D. Sitohang*, menyatakan dukungan penuh terhadap pengendalian inflasi. Kejari Soppeng berencana menggelar pasar murah pada 20 Mei 2026 bersama Bulog untuk membantu masyarakat mendapat kebutuhan pokok dengan harga terjangkau jelang Idul Adha.

    Kepala BPS Soppeng, *Muhammad Rismat*, memetakan komoditas berpotensi naik jelang Idul Adha seperti gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng kemasan, daging sapi, dan daging ayam ras. Sementara harga cabai rawit dan cabai merah justru turun dibanding tahun lalu.


    Pimpinan Bulog Cabang Soppeng, *Abd Halim Sarro*, menegaskan komitmen Bulog melalui pasar murah dan program SPHP. Tahun 2026, Soppeng mendapat kuota beras SPHP sekitar 600 ton untuk pertama kalinya. Bulog juga menyiapkan penyaluran jagung bersama asosiasi peternak.


    *Pewarta: Tim IWO Soppeng*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini