Soppeng, newspost. web. id, -- Direktur Investigasi LSM LPKN, Muh. Fajri, kembali melontarkan kritik keras terhadap maraknya suara bising knalpot brong yang di resahkan warga masyarakat di wilayah Kabupaten Soppeng.
Ia menilai, kondisi ini bukan hanya mencerminkan lemahnya pengawasan, tetapi juga menjadi **ujian nyata terhadap nyali dan ketegasan Kasat Lantas** dalam menegakkan aturan di lapangan.
“Ini momentum pembuktian. Nyali Kasat Lantas benar-benar sedang diuji. Kalau tidak ada langkah tegas dan berani, maka publik akan menilai aparat gagal menjaga ketertiban,” tegas Fajri.
Menurutnya, keberadaan knalpot brong yang masih bebas digunakan di jalan raya serta maraknya balapan liar pada malam hari menunjukkan bahwa penindakan belum menyentuh akar persoalan.
“Suara bising knalpot brong itu teror bagi masyarakat. Sementara balapan liar itu ancaman nyata bagi keselamatan. Tapi sampai hari ini, masih saja terjadi. Di mana ketegasannya?” lanjutnya dengan nada tajam.
Fajri mendesak agar aparat tidak hanya melakukan razia simbolik, tetapi berani mengambil langkah konkret yang memberikan efek jera, termasuk penindakan tanpa kompromi terhadap pelanggar.
“Jangan setengah-setengah. Kalau mau serius, harus berani. Ini bukan soal rutinitas, ini soal keberanian menegakkan aturan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat kini menunggu aksi nyata, bukan sekadar wacana. Kepercayaan publik, kata dia, sangat bergantung pada bagaimana aparat menunjukkan ketegasan di lapangan.
“Kalau dibiarkan, ini akan jadi preseden buruk. Ketertiban bisa runtuh kalau aparat tidak punya nyali untuk bertindak,” tutupnya.
(Pettaduga.Redaksi)







