_Total Hadiah Rp350 Juta, Pelayanan Panitia Kelas Internasional Dongkrak Ekonomi Warga Malaka_
Soppeng, http://NewsPost.web.id* – Siapa bilang turnamen domino cuma soal adu kartu? Di Malaka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Soppeng, ajang _Domino 72 Community Cup II_ justru jadi mesin penggerak ekonomi rakyat.
Digelar sejak pekan lalu, turnamen berhadiah total Rp350 juta ini bukan cuma panas di meja pertandingan. Perputaran uang juga deras mengalir ke lapak-lapak UMKM sekitar arena.
Sejak babak penyisihan hingga fase gugur, Sabtu 24/5/2026, ratusan peserta dari 10 provinsi dan Malaysia tumpah ruah di Malaka. Dampaknya, warung kopi, penjual nasi kuning, gorengan, hingga pedagang rokok eceran laris manis diserbu pemain dan penonton.
"Alhamdulillah, biasa sehari Rp200 ribu, sejak ada acara ini bisa Rp800 ribu lebih," kata Daeng Nuntung, penjual kopi di samping lokasi. "Apalagi malam, ramai sekali sampai subuh."
Tak hanya soal perut, pelayanan panitia juga jadi bahan obrolan hangat. Registrasi tanpa antre, jadwal _on time_, skor transparan di layar, konsumsi peserta tak pernah telat. Suasana kompetitif tapi tetap nyaman.
Arifin, peserta asal Desa Baringeng, tak bisa menyembunyikan kekagumannya.
“Saya sudah keliling main domino di banyak kabupaten. Jujur, baru kali ini dapat pelayanan seluar biasa ini. Ini standar internasional,” kata Arifin, Minggu 24/5.
Ketua Panitia, Andi Ahmad, mengaku sengaja menata _layout_ agar UMKM warga bisa ikut masuk. Ia bersyukur acara berjalan kondusif dan beri dampak ekonomi langsung.
“Prinsip kami, turnamen besar harus besar juga manfaatnya untuk warga sekitar. Ini baru Domino 72 Community Cup II. Ke depan kita target lebih besar lagi,” ujar Andi Ahmad.
Turnamen ini membuktikan Soppeng tak hanya kuat tradisi, tapi juga siap jadi tuan rumah _event_ bertaraf internasional yang ramah UMKM.
_Foto: 1. Suasana pertandingan siang hari dipadati peserta. 2. Arena malam hari tetap ramai, lapak UMKM sekitar ikut ketiban rezeki. (NewsPost/Ist)_








