Jakarta. http//NewsPost.Web.ID, -- Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan bangsa. Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat sektor pangan melalui berbagai program dan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani dan nelayan, serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Presiden juga mengungkapkan optimisme bahwa Indonesia semakin dekat menuju swasembada pangan. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya produksi berbagai komoditas strategis, seperti beras dan jagung, yang merupakan hasil kerja keras petani, nelayan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan.
Usai mengikuti kegiatan, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan bahwa keikutsertaan Kabupaten Soppeng pada PENAS XVII merupakan momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas jejaring kerja sama, serta menyerap berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Soppeng.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan inovasi merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan sektor pertanian saat ini. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus mendorong pengembangan pertanian modern yang produktif, efisien, dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan petani, serta penerapan teknologi tepat guna.
“Melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII ini, kami berharap para petani dan nelayan Kabupaten Soppeng memperoleh wawasan, pengalaman, dan inovasi baru yang dapat diimplementasikan di daerah. Dengan demikian, produktivitas sektor pertanian dan perikanan dapat terus meningkat, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Keikutsertaan Kabupaten Soppeng dalam PENAS XVII Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, petani, nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sektor pertanian dan perikanan yang maju, mandiri, berdaya saing, serta mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (*)








