ABBANUANGE, newspost. web. id, — Warga Desa Abbanuange mengeluhkan kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas rumah tangga maupun pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah itu.
Salah seorang warga, Hendra, mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut di tingkat pengecer. Ia menyebut, kelangkaan terjadi secara berulang dan berdampak langsung terhadap keberlangsungan usahanya.
“Kami selaku pelaku usaha UMKM sangat resah. Gas 3 kg ini kebutuhan utama untuk produksi. Kalau sulit didapat, otomatis usaha juga terganggu,” ujarnya saat ditemui, Jumat (28/2/2026).
Menurut Hendra, selain sulit ditemukan, harga LPG 3 kg di tingkat pengecer juga disebut mengalami kenaikan dari harga biasanya. Warga berharap ada pengawasan dan penertiban distribusi agar pasokan kembali normal.
Tabung LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang distribusinya berada di bawah pengawasan pemerintah melalui PT Pertamina (Persero). Gas bersubsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku usaha mikro.
Sejumlah warga meminta pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat pengawas, turun langsung mengecek jalur distribusi di tingkat agen maupun pangkalan. Mereka berharap tidak terjadi penimbunan ataupun penyaluran yang tidak tepat sasaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak agen atau pangkalan setempat terkait penyebab kelangkaan tersebut. Warga berharap kondisi ini segera mendapat perhatian agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak semakin terdampak.
(Editor: Rudi)
Penanggung jawab:Harus, S (pettaduga)







