• Jelajahi

    Copyright © NEWS POST | BERITA HARI INI TERKINI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Stafsus Kemenag RI Buka Bimtek Karya Tulis Ilmiah untuk Guru Kemenag Soppeng

    NewsPost
    Selasa, 19 Mei 2026, 08:35 WIB Last Updated 2026-05-19T01:35:37Z

      

     SOPPENG, newspost. web. id, – Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pendidikan, Ormas, dan Moderasi Beragama, Dr. H. M. Faried Fachruddin Saenong, Ph.D., membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Karya Tulis Ilmiah bagi guru di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Soppeng. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis (18/5/2026).


    Bimtek yang mengusung tema *"Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Karya Tulis Ilmiah"* ini diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (LP2KS). 


    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle Ks Dalle, Perwakilan Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kemenag Soppeng H. Afdal, serta narasumber Prof. Dr. Sukardi Weda, Guru Besar Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar.


    Dalam arahannya, Dr. Faried menegaskan bahwa kemampuan menulis karya tulis ilmiah kini menjadi bagian penting dari profesionalisme seorang guru, bukan sekadar syarat administrasi untuk kenaikan pangkat.


    “Guru adalah pilar utama transformasi pendidikan di Kementerian Agama. Melalui penulisan KTI, guru diajak untuk berpikir kritis, berbasis data, dan mampu menuangkan inovasi pembelajaran di kelas ke dalam bentuk karya akademik yang teruji,” ujar Dr. Faried.


    Ia menambahkan, penguatan budaya literasi di kalangan guru Kemenag menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah dan sekolah binaan Kemenag.


    Sementara itu, Prof. Sukardi Weda dalam pemaparannya mengajak para guru untuk menjadikan menulis sebagai kebiasaan. Menurutnya, guru yang aktif menulis akan menjadi idola bagi siswanya dan memperoleh nilai ibadah sosial karena dapat mencerahkan publik melalui gagasan dan ide kreatif.

    “Tulisan juga dapat dijadikan sumber pengambilan kebijakan oleh para pengambil kebijakan, terutama pemerintah daerah,” ungkapnya.


    Pada sesi tanya jawab, Prof. Sukardi memberikan hadiah berupa buku karyanya sendiri kepada dua peserta yang mampu menjawab pertanyaan terkait urgensi guru menulis karya ilmiah.


    Direktur LP2KS, Jamal Hasan Basir, menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan menggugah dan memotivasi guru untuk aktif melakukan kegiatan tulis-menulis dan publikasi, baik di media cetak, media online, maupun jurnal ilmiah.


    Kegiatan ini diikuti puluhan guru di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Soppeng dengan harapan dapat mendongkrak kualitas literasi dan mendukung pengembangan karier fungsional para pendidik. (***) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini