SOPPENG, http//NewsPost.Web.ID, – Aliansi Mahasiswa Soppeng menggelar aksi unjuk rasa di depan SDN 3 Lemba, Jalan Kemakmuran, Watansoppeng, Selasa 7 Juli 2026. Massa aksi menyampaikan delapan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng terkait pemerataan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa sempat menunggu kehadiran Bupati Soppeng. Namun yang hadir menemui dan berdialog langsung adalah *Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Hadi Wijaya* menyambut baik mahasiswa di tuguh Cakelle jalan Kemakmuran, dan penyampaian aspirasi tersebut aliansi mahasiswa membacakan
Delapan tuntutan yang disuarakan meliputi:
1. *Beasiswa* dari Pemda Soppeng bagi pelajar dan mahasiswa
2. *Kejelasan status aset Pemda*, khususnya Asrama Mahasiswa Soppeng
3. *Evaluasi total* program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
4. *Pengembalian fungsi TNI & Polri* sesuai tupoksi
5. *Evaluasi peningkatan ekonomi daerah* agar manfaatnya dirasakan merata
6. *Percepatan pembangunan infrastruktur dasar*, terutama perbaikan jembatan dan akses jalan di pedesaan
7. *Kebijakan relokasi UMKM* yang matang dengan sarana prasarana memadai
8. *Peningkatan fasilitas asrama mahasiswa*
Dalam orasinya, massa aksi menyoroti masih adanya kesenjangan pembangunan. Mereka menyebut ada warga yang membangun akses jalan secara swadaya karena minimnya perhatian pemerintah di beberapa wilayah.
Menanggapi tuntutan tersebut, Hadi Wijaya menyatakan akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah daerah dan pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, sejumlah mahasiswa menyayangkan tidak hadirnya unsur pimpinan Pemkab secara langsung. Mereka menilai kehadiran pemerintah daerah penting sebagai bentuk penghormatan terhadap aspirasi sekaligus membuka ruang dialog.
Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan dokumen tuntutan kepada pihak berwajib Kepolisian dan DPRD terkait. (Redaksi)








