SOPPENG, http://newspost.web.id* – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Soppeng kembali menjadi sorotan publik. *Ketua LSM Lidik, Gasali Makkaraka*, menilai persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi distribusi, tetapi juga harus dikaitkan dengan krisis air irigasi yang dihadapi petani.
Gasali menyoroti bahwa keterbatasan pasokan air membuat sebagian petani terpaksa menggunakan mesin pompa untuk mengairi sawah. Kondisi itu berpotensi meningkatkan kebutuhan energi di lapangan, termasuk penggunaan LPG 3 kilogram bersubsidi.
Pernyataan itu disampaikan Gasali Makkaraka di Soppeng, Kamis malam (16/7/2026).
Menurutnya, peningkatan kebutuhan LPG di sektor pertanian terjadi karena petani tidak punya pilihan lain selain pompa air akibat air irigasi yang tidak lancar. Jika ini tidak diselesaikan, kelangkaan LPG akan terus berulang setiap musim tanam.
Gasali meminta *Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)* lebih aktif melakukan pendampingan. Ia juga mendorong *Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)* dioptimalkan untuk mengatur pembagian air secara adil dan efektif.
Ada 3 langkah konkret yang ia desak:
1. *Optimalkan peran P3A* agar distribusi air irigasi adil dan mencegah konflik antarpetani
2. *Perkuat fungsi PPL* untuk mendampingi petani, memberi solusi teknis, dan mengantisipasi kekurangan air
3. *Dukungan anggaran DPRD* untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur irigasi jangka panjang
"*Jangan menunggu persoalan terjadi baru bergerak. Harus ada perencanaan dan langkah konkret agar masalah ini tidak terus berulang setiap tahun*," tegas Gasali.
Ia juga mengingatkan, perebutan air pernah memicu konflik serius di masa lalu. "Pengelolaan air harus jadi prioritas. Ini bukan hanya tanggung jawab Pemda. DPRD juga punya peran penting melalui fungsi penganggaran," ujarnya.
Gasali berharap ada sinergi antara pemerintah, DPRD, PPL, P3A, dan masyarakat. Tujuannya agar persoalan krisis air dan kelangkaan LPG 3 Kg tidak lagi menjadi lingkaran masalah tahunan di Kabupaten Soppeng. (Red)







