• Jelajahi

    Copyright © NEWS POST | BERITA HARI INI TERKINI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    *Jembatan Toddang Saloe Rp4,3 Miliar di Soppeng Retak Usia 6 Bulan, LHI Desak APH Audit*

    NewsPost
    Minggu, 21 Juni 2026, 12:20 WIB Last Updated 2026-06-21T05:20:35Z

    Ketua LHI Soppeng Afis: Proyek APBD 2025 Seharusnya Bertahan Puluhan Tahun, Bukan Bikin Cemas


    *SOPPENG, http://NEWSPOST.WEB.ID* – Lembaga HAM Indonesia LHI Kabupaten Soppeng mendesak Aparat Penegak Hukum APH mengaudit proyek Jembatan Toddang Saloe di Desa Kessing, Kecamatan Donri-Donri. Desakan itu muncul setelah jembatan senilai Rp4,3 miliar dari APBD 2025 mengalami kerusakan padahal baru berusia sekitar 6 bulan.


    *Pantauan & Temuan LHI*

    Pantauan di lokasi, Rabu 17/6/2026, menunjukkan permukaan beton lantai jembatan berdebu, rapuh, dan retak di sejumlah titik. Bagian abutmen atau penahan jembatan dari pasangan batu juga dinilai kurang maksimal.


    Ketua Monitoring dan Investigasi LHI Soppeng, Afis, menyebut kondisi tersebut mengkhawatirkan. 


    "Proyek Rp4,3 miliar dari APBD 2025 baru beberapa bulan selesai, tapi sudah retak dan betonnya berdebu. Seharusnya konstruksi begini bertahan puluhan tahun, bukan bikin cemas dalam hitungan bulan," ujar Afis saat ditemui di lokasi, Rabu 17/6/2026.


    Ia menduga ada kelemahan pada mutu material dan pengawasan lapangan. 


    "Dugaan penggunaan semen berkualitas rendah perlu jadi perhatian serius. Kalau pengawasan teknis maksimal, kerusakan seperti ini bisa dicegah sejak awal," katanya.


    Data di lapangan menyebut proyek dikerjakan CV Fayutama Jaya Karya dengan pengawasan PT Intra Persada Konsultan. 


    Atas temuan itu, LHI meminta APH memeriksa seluruh tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengawasan teknis, hingga penggunaan material.


    "Kami minta APH tidak menutup mata. Audit menyeluruh harus dilakukan untuk memastikan tidak ada KKN dalam proyek uang rakyat. Infrastruktur miliaran rupiah harus bermanfaat jangka panjang, bukan menyisakan tanda tanya," tegas Afis.


    Kerusakan di usia muda jembatan menjadi alarm bagi Pemkab Soppeng untuk memperketat pengawasan konstruksi. Kualitas bukan hanya soal selesai tepat waktu, tapi juga aman dan berkelanjutan.


    _NEWSPOST.WEB.ID berupaya meminta tanggapan Pemkab Soppeng, Dinas PUPR, CV Fayutama Jaya Karya, dan PT Intra Persada Konsultan untuk pemberitaan berimbang._

     Permukaan beton Jembatan Toddang Saloe Desa Kessing, Donri-Donri, Soppeng yang rapuh dan retak di usia 6 bulan. _Ket: Dokumentasi LHI Soppeng, Rabu 17/6/2026_  


    *Reporter:* Tim NEWSPOST  

    *Editor:* Pimpinan Redaksi  

    *Kategori:* DAERAH / Soppeng / Wilayah*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini